Kasih AI akses ke Proxmox-mu. Bukan kasih dia kuncinya.
Agent-nya nggak dapat shell dan nggak pernah megang token Proxmox. Dia cuma boleh manggil tool yang kamu daftarkan sendiri — dan tiap perubahan berhenti di gerbang Confirm sampai kamu yang nekan.
node lab dclab-01 · cpu — · ram — · guest — · Proxmox VE menghubungkan…
- aksi
- guest_power
- target
- VM 101 · web-01 · dclab-01
- operasi
- shutdown
- diminta
- lewat MCP di editor
Dry-run: VM 101 jalan 14 hari, punya 2 snapshot, bukan anggota HA. Node tetap kuorum. Shutdown halus, bukan stop paksa.
tercatat di audit log · siapa, kapan, dari IP mana, parameter apa
Jam 3 pagi AI salah eksekusi. Siapa yang tanggung jawab?
Yang nekan Confirm — dan namanya kecatat di audit log, lengkap sama IP dan parameternya. Makanya tiap aksi yang ngubah state lewat empat tahap yang sama, mau dipanggil dari chat, dashboard, atau skill di laptopmu.
Divalidasi ke state Proxmox yang lagi jalan, bukan ke asumsi model.
Langkah persisnya, plus warning kuorum, HA, sisa RAM dan lock VM.
Aksi berisiko minta kamu ngetik ulang nama VM-nya. Model nggak bisa nekan tombol ini.
Siapa, kapan, dari mana, parameternya apa, hasilnya apa.
Satu dari aplikasinya, satu dari editormu. Pengamannya sama.
Organisasi pakai asisten di dalam dashboard-nya sendiri. Kamu yang ngoding pakai MCP dari Claude Code atau Codex. Dua-duanya lewat gerbang yang sama — bukan dua sistem izin yang beda.
Asisten organisasi
Tiap organisasi pasang kunci AI-nya sendiri, dan jawabannya cuma soal infrastruktur dia.
- 43 tool, 21 slash command
- 9 perintah dijawab langsung dari Proxmox — nol token AI
- Nol perubahan langsung: semuanya jadi proposal
Server MCP lokal
Jalan di laptopmu, zero dependency, minta daftar tool-nya ke platform tiap start.
- Claude Code · Codex · Cursor
- Daftar tool ngikut role API key-mu
- Key readonly nggak pernah nerima tool yang nulis
Nggak perlu Node. Cukup curl.
Terbitkan API key di dashboard, jalanin installer-nya, selesai. Tool yang muncul ngikut role key-mu — bukan ditolak pas dipanggil, tapi emang nggak ada di daftar tool-nya. Jadi model-nya nggak bisa iseng nyoba.
# terbitkan API key di dashboard, lalu
$ git clone .../hamimistimewa/proxmox-ai-mcp
$ ./install.sh --url https://proxmox.ai.id \
--key pak_…
✓ Claude Code · Codex · Cursor
# dari editor, sesudah itu
$ pmx get /nodes
$ pmx propose guest_power vmid=101 \
operation=shutdown
! proposal 42 menunggu confirm
$ pmx confirm 42
Yang nentuin tool apa yang kelihatan adalah API key-nya.
Server-nya nggak nyimpen daftar tool. Pas start dia nanya ke platform: key ini boleh apa aja. Jadi prompt sejahat apa pun nggak punya apa-apa buat dipanggil.
Angka ini dibaca langsung dari manifest MCP.
| Peran key | Tool | Prompt | Yang hilang dari daftar |
|---|---|---|---|
| Readonly | 49 | 6 | propose_action dan prompt plan-vm |
| Operator | 55 | 7 | tool yang ngubah datastore backup |
| Platform | 27 | 7 | tool isi infrastruktur — key ini ngurus organisasinya, bukan guest di dalamnya |
Dibangun dari nol — dan dibedah di JDD 2026.
Sesi “Bangun AI Agent untuk Kelola Proxmox-mu Sendiri”: kita mulai dari nol — definisikan tool, sambungkan ke Proxmox REST API, lalu bangun guardrail-nya. Pulang bawa kode yang jalan, bukan slide.
Udah punya akses? Masuk lewat link organisasimu dari email undangan.